Tips Aman Berhubungan Seks Saat Menderita ISK

Dikutip dari laman De Nature Indonesia, Saat Anda didiagnosis terkena infeksi saluran kemih, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk membantu mengobati infeksi saluran kemih yang Anda atau pasangan alami.

Dokter juga biasanya akan memberikan beberapa pantangan makanan dan minuman yang baiknya Anda hindari untuk memperlancar pemulihan. Dalam hal ini, berhubungan seks bisa menjadi salah satu hal yang disarankan untuk tidak dilakukan.

Pengobatan infeksi saluran kencing biasanya membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua minggu sampai gejalanya mereda dan sembuh total. Setelah itu, barulah Anda dan pasangan boleh kembali berhubungan intim seperti biasanya.

Namun, jika Anda memutuskan ingin tetap berhubungan seks meski sedang terinfeksi, lakukan kiat-kiat berikut supaya lebih aman.

  1. Perhatikan gejala infeksi. Jika Anda tiba-tiba ingin buang air kecil, segera hentikan aktivitas seksual. Pasalnya, menahan buang air kecil dapat menekan kandung kemih sehingga memperparah gejala infeksi.
  2. Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan intim. Ini bermanfaat untuk membasuh bakteri yang terdapat di uretra Anda atau pasangan. Dengan demikian, risiko infeksi bisa diminimalisir.
  3. Hindari seks oral dan seks anal. Dua aktivitas seksual ini dapat memindahkan bakteri dari vagina ke anus dan mulut atau sebaliknya. Akibatnya, risiko penyebaran bakteri akan lebih besar dan meluas.
  4. Segera bersihkan diri setelah berhubungan seks. Terutama pada area genital, bersihkan dengan cara membasuh tangan dari depan ke belakang (vagina ke anus) agar bakteri dari anus tidak terbawa ke depan dan memperburuk infeksi.
  5. Rutin periksa ke dokter. Lakukan pemeriksaan berkala untuk tahu perkembangan infeksi saluran kemih Anda atau pasangan. Tanyakan pada dokter kapan waktu terbaik bisa kembali berhubungan seksual setelah dinyatakan sembuh.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *