Tips Agar Terhindar Dari Penyakit Sipilis

Setia Pada Pasangan

Setia dengan pasangan merupakan cara paling ampuh untuk mencegah infeksi sifilis. Penggunaan kondom bisa dilakukan sebagai langkah pengamanan alternatif dalam upaya mengurangi risiko penularan sifilis, terutama di kalangan pekerja seksual. Meski begitu, alat kontrasepsi ini terbatas dalam mencegah penularan. Sifilis masih bisa menular lewat seks oral. Hal ini terjadi ketika mulut bersentuhan langsung dengan luka pada organ intim seksual yang sudah terinfeksi.

Sangat penting untuk memakai kondom pada saat melakukan hubungan seks oral, vagina, maupun anal. Gunakan dental dam ketika melakukan seks oral. Dental dam adalah selembar kain dari lateks. Alat ini berfungsi sebagai penghalang antara mulut dan organ intim sehingga penularan infeksi seksual bisa dicegah.

Jangan berhubungan seksual secara oral, vagina, maupun anal hingga pengobatan sifilis selesai dilakukan dengan siapa pun. Ini karena Anda akan berisiko terinfeksi lagi jika berhubungan dengan orang yang memiliki banyak pasangan seksual atau justru Anda bisa menularkan infeksi ke orang lain.

Sifilis juga bisa menular tanpa harus melalui hubungan seks. Jika Anda pengguna narkoba suntik atau penggemar seni merajah tubuh (seperti tindik dan tato), jangan pernah berbagi jarum suntik dengan orang lain. Anda disarankan untuk selalu memakai jarum yang telah disterilkan.

Yang terakhir namun tidak kalah pentingnya, penting bagi ibu hamil, terutama yang memiliki riwayat terjangkit sifilis sebelumnya untuk melakukan tes darah guna mendeteksi sifilis. Tes ini biasanya dilakukan ketika usia kehamilan berada di antara tiga sampai lima bulan dan akan diulang secara berkala apabila hasilnya positif. (Baca juga info : Apa Yang Membuat Anda Terjangkit Raja Singa)