CV. DE NATURE INDONESIA IZIN IKOT DINAS KESEHATAN RI NO. 442/00060/V-2

Pengobatan Penyakit Sipilis

“Dikutip Dari Alodokter.com”

Sipilis atau raja singa adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. sipilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS). Umumnya, infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Selain melalui hubungan intim, bakteri penyebab sipilis juga bisa menyebar melalui pajanan cairan tubuh penderitanya, misalnya melalui darah.

Sipilis Pada Pria

Pada umumnya, kontak langsung terjadi melalui hubungan seksual. Hubungan seksual ini bisa berbentuk seks vaginal, anal, maupun oral. Selain itu, berbagi jarum juga bisa menularkan infeksi penyakit ini, baik pada pengguna narkoba suntik maupun pada penyuka seni merajah tubuh, misalnya tato dan menindik telinga.

Penularan sipilis juga bisa terjadi dari seorang wanita hamil kepada bayi yang dikandungnya. Kondisi ini dikenal sebagai sipilis kongenital. Kematian bayi di dalam kandungan bisa terjadi karena infeksi ini.

Gejala pertama sipilis muncul sekitar tiga minggu setelah bakteri memasuki tubuh. Infeksi sipilis terbagi menjadi empat tahapan utama, yaitu fase primer, fase sekunder, fase laten dan fase tersier.

Sipilis Pada Wanita

PENGOBATAN PENYAKIT SIPILIS

Penisilin cukup berhasil dan bisa digunakan untuk mengobati sipilis primer dan sekunder. Penisilin biasanya diberikan melalui suntikan. Tersedia jenis antibiotik lain yang juga bisa membunuh bakteri penyebab sipilis jika Anda alergi terhadap penisilin.

Satu suntikan penisilin bisa menghentikan perkembangan penyakit jika Anda terinfeksi kurang dari satu tahun. Untuk infeksi yang berlangsung lebih dari satu tahun, Anda mungkin perlu penambahan dosis. Pengobatan biasanya diberikan selama kurang lebih 14 hari, tapi bisa berjalan lebih lama pada beberapa kasus.

Pada kasus sipilis tersier, pengobatan memakan waktu lebih lama dan antibiotik diberikan melalui infus. Pengobatan ini bertujuan untuk menghentikan infeksi, namun tidak bisa memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh sipilis tersier.

Pada kasus wanita hamil yang menderita sipilis, penanganan yang dilakukan juga serupa, yaitu dengan menggunakan antibiotik. Obat ini tidak memengaruhi kondisi bayi yang dikandung.

Pada masa awal pengobatan antibiotik dimulai, beberapa penderita sipilis bisa merasakan reaksi Jarisch-Herxheimer. Reaksi ini muncul akibat tersebarnya racun dari sel-sel bakteri yang dibunuh oleh obat antibiotik. Gejala yang muncul berupa demam, sakit kepala, dan nyeri pada otot atau persendian. Ini bukan kondisi yang serius dan biasanya hanya berlangsung selama satu hari. Parasetamol bisa digunakan untuk mengatasi rasa sakit. Namun jika gejala memburuk, segera hubungi dokter.

Bagi wanita, beberapa obat-obatan antibiotik untuk sipilis bisa mengganggu metode kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Alat kontrasepsi seperti kondom bisa digunakan saat sedang menjalani pengobatan antibiotik.

Setelah menyelesaikan pengobatan antibiotik, Anda akan diminta untuk menjalani tes darah guna memastikan bahwa infeksi telah sembuh total. Anda harus tetap waspada karena masih bisa terinfeksi sipilis kembali meski sudah pernah terobati dan sembuh.

Baca Juga Info : Kenali Ciri Ciri Sipilis Yang Sudah Akut

Pengobatan Penyakit Sipilis
Artikel "Pengobatan Penyakit Sipilis" ditulis oleh admin update terakhir pada 17th Juni 2017 Categories: Pengobatan Penyakit Sipilis, Penyakit Sipilis Tags: , , , , , , permalinks http://sdzhihao.com/pengobatan-penyakit-sipilis/ di sdzhihao.com

Related Posts:

Kategori
2015 - sdzhihao.com